Prasasti Ciaruteun Berdasarkan Bentuk dan Isi Tulisan Di Batu

Kali ini kami akan mempelajari prasasti Ciaruteun berdasarkan bentuknya. Di mana bentuk dari prasasti yang satu ini yaitu batu. Nah, langsung saja yuk kita pelajari bersama dalam artikel kali ini.


Prasasti Ciaruteun Berdasarkan Bentuk dan Isi Tulisan Di Batu

Lokasi Prasasti Ciaruteun Berdasarkan Bentuk

Prasasti Ciaruteun sendiri terletak di kawasan Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Yaitu lebih tepatnya ada pada koordinat 6°31’23,6” LS dan 106°41’28,2” BT. Lokasi yang satu ini juga terletak sekitar 19 kilometer yakni sebelah barat laut dari pusat kawasan Bogor, Jawa Barat.

Lokasi di temukannya prasasti Ciaruteun ini yaitu bukit yang di apit dengan tiga sungai. Di antaranya yaitu bukit Ci Sadane, Ci Anten dan Ci Aruteun. Hingga dengan abad ke-19, lokasi yang satu ini masih di laporkan sebagai Pasir Muara. Yang mana juga termasuk di dalam tanah swasta TjampƩa atau Ciampea.

Namun untuk saat ini termasuk juga wilayah Kecamatan Cibungbulang. Tidak jauh dari prasasti Ciaruteun, masih dalam kawasannya, telah berhasil untuk di temukan juga Prasasti Kebonkopi I.

Berdasarkan dari seri Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara parwa 2, sarga 3, halaman 161 di sebutkan juga dengan Tarumanagara. Atau juga dengan kerajaan rajamandala atau wilayah bawahan yang di namai dengan Pasir Muhara.

Penemuan Dalam Prasasti Ciaruteun

Di tahun 1863 berada di kawasan Hindia Belanda, sebuah batu besar berupa ukiran aksara purba. Yang mana di laporkan di temukan di dekat Tjampea (Ciampea), tidak jauh dari Buitenzorg atau saat ini di sebut dengan Bogor. Batu berukir yang satu ini di temukan di Kampung Muara, di aliran Ci Aruteun, menjadi salah satu anak sungai yang di sebut dengan Cisadane.

Sementara pada tahun yang sama, prasasti Ciaruteun juga telah di laporkan oleh pemimpin Bataviasche Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang mana saat ini di sebut dengan Museum Nasional di Batavia. Akibat dari banjir besar yang ada sejak tahun 1893 batu prasasti ini terhanyutkan dari beberapa meter ke hilir.

Serta juga menjadi bagian batu yang bertulisan terbalik posisinya ke bawah. Selanjutnya sejak dari tahun 1903 prasasti Ciaruteun di pindahkan ke tempat semula. Di tahun 1981 Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengangkat. Bahkan juga memindahkan prasasti batu tersebut supaya tidak terulang terseret banjir bandang.

Bahan Prasasti Ciaruteun Jawa Barat

Prasasti Ciaruteun sendiri di buat dari batu kali maupun juga batu alam. Batu yang satu ini berbobot kurang lebih delapan ton serta juga berukuran 200 cm kali 150 cm.

Seperti itu informasi terkait dengan Prasasti Ciaruteun Berdasarkan Bentuk dan Isi Tulisan Di Batu. Semoga bermanfaat

 

 

0 Response to " Prasasti Ciaruteun Berdasarkan Bentuk dan Isi Tulisan Di Batu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel