Raja Pertama Kerajaan Singasari Sekaligus Pendiri
Raja pertama Kerajaan Singasari adalah Ken Arok. Pada tahun 1222 M, Ken Arok mendirikan suatu kerajaan sehingga dalam setiap jenjang pemerintahannya mengalami perkembangan pesat. Ken Arok akhirnya berakhir menjadi pemimpin pada tahun 1293. Berawal dari sebuah nama Tumapel, tentunya masih banyak terjadi pertumpahan darah yang diakibatkan lantaran faktor kekuasaan. Terlebih lagi, dalam ranah kepemimpinan tersebut memang masih membutuhkan banyak evaluasi.
Pertumbuhan itu pada awalnya masih terdapat perseteruan di mana belum memiliki nama besar seperti ketika dipimpin oleh Kertanegara. Pertumpahan darah pada awalnya juga salah satunya dilandaasi lantaran adanya kisah cinta antara Ken Arok juga isteri dari Tunggul Ametung. Dengan adanya suatu perpecahan tersebut, tentunya menimbulkan masalah besar hingga terjadi pembunuhan dan berakhir pada menikahnya mereka berdua.
Mengenal Raja Pertama Kerajaan Singasari
Awal Mendirikan Raja Pertama Kerajaan Singasari
Pada awal pemerintahannya, terdapat berbagai konflik hingga akhirnya Ken Dedes yang tak lain adalah isteri dari Tunggul Ametung akhirnya diperistri oleh Ken Arok. Tentu saja itu tidak berjalan dengan mulus, walaupun pernikahan itu berjalan dengan sebagaimana mestinya, tapi tetap terjadi berbagai masalah yang membuat masa pemerintahannya berakhir dengan pembunuhan. Berbagai pembalasan atas kematian sang ayah tentu tidak akan terbayar sia-sia.
Dalam pimpinan yang dilakukan oleh anak dari Dewa Brahma itu, Ken Arok tumbuh menjadi sosok yang tangguh dalam pemegang suatu tahta. Berdasar dari keberaniannya, ia pun sanggup memimpin hingga menjadi pendiri untuk dapat memajukan rakyatnya. Baca juga tentang Raja terakhir Kerajaan Singasari untuk memahami sejarah lebih dalam.
Akhir Pemerintahan
Dia hanya menjabat sekitar 5 tahun
saja, tentunya berakhir lantaran dibunuh oleh budaknya sendiri. Budak tersebut
pun membunuh lantaran disuruh oleh Anusapati. Dia tidak lain adalah anak
Tunggul Ametung juga Ken Dedes. Pembunuhan itu diperintahkan oleh dirinya
lantaran pembalasan atas kematian ayahnya tersebut. Dendam itu terbalas setelah
akhirnya pemerintahan itu dipandu langsung oleh Anusapati.
Pembalasan tersebut adalah salah satu cara untuk dapat meredam dendamnya selama ini. Terlebih lagi, dalam urusan nyawa juga harus dibalas oleh nyawa. Memerintah selama 21 tahun pun akhirnya bisa dirasakan oleh Anusapati. Dia membangun setiap silsilah pemerintahannya sebagaimana kemauannya. Walaupun tidak banyak direkam oleh sejarah. Tapi, sudah banyak kisah yang menjelaskan bahwa akhirnya dalam 21 tahun memerintah itu, terdapat pembunuhan pula akhirnya.
Itulah penjelasan detail seputar raja pertama Kerajaan Singasari.
Tentunya pada wal mula pemerintahan tersebut, masih ada berbagai konflik mulai
dari kehilangan nyawa, pembalasan, hingga adanya pertumpahan darah. Walaupun
memang masih tetap terganti oleh silsilah dari keluarga, tapi tetap saja setiap
perkembangannya tersebut memiliki perbedaan dalam hal memimpin. Itu saja
penjelasannya, semoga bermanfaat juga bisa menambah wawasan kita semua dalam
hal tersebut.
0 Response to "Raja Pertama Kerajaan Singasari Sekaligus Pendiri"
Post a Comment