Ternyata Inilah Latar Belakang Kerajaan Singasari Berdiri di Indonesia
Jika membahas mengenai sejarah kerajaan yang hadir di Indonesia, maka Kerajaan Singasari dikatakan sebagai salah satu dari banyaknya kerajaan yang bercorak Hindu-Budha. Ya, Singasari ini umumnya menjadi salah satu kesultanan besar yang berdiri di daerah Jawa Timur dan sangat era kaitannya dengan kemunculan Kerajaan Majapahit dan menjadi kerajaan awal dalam menurunkan banyak raja besar di nusantara.
Meski demikian, tahukah Anda mengenai latar belakang Kerajaan Singasari itu
sendiri? Agar lebih jelas tentang latar belakang berdirinya kesultanan
tersebut, sebaiknya Anda menyimak informasi lengkapnya di bawah ini.
Apa Saja Latar Belakang Kerajaan
Singasari Berdiri di Nusantara?
Asal Usul Keluarga Ken Arok
Sejarah berdirinya kesultanan Singasari dimulai dari asal muasal keluarga
Ken Arok yang merupakan seorang lelaki titisan Dewa Wisnu. Lahir dari seorang
ibu bernama Ken Endok dan ayah Dewa Brahma, Ken Arok justru dibuang.
Dia akhirnya diangkat menjadi anak oleh seorang pejudi bernama Lembong.
Hingga akhirnya, Ken Arok yang tumbuh remaja pun mewarisi sisi lain dari ayah
angkatnya karena sangat gemar berjudi.
Tingkah Laku Nakal Ken Arok
Dalam hidupnya, Ken Arok tidak hanya berjudi namun juga selalu bertingkah
seenaknya. Bahkan, Lembong sendiri mengaku sudah tidak sanggup membiayai hobi
berjudi anak angkatnya itu.
Bahkan yang mirisnya lagi, Ken Arok pernah melakukan tindakan di luar batas
dengan melakukan perampokan dan pemerkosaan hingga orang-orang menjadikannya
sebagai daftar buronan paling dicari. Meskipun selalu melakukan kenakalan, Ken
Arok justru merasa jika dirinya selalu memperoleh perlindungan dari Dewa
Brahma.
Latar Belakang Kerajaan
Singasari Masuknya Ken Arok ke Tumapel
Karena mendapat kejaran dari orang-orang, Ken Arok
akhirnya berlindung di sebuah gunung Lejar. Di tempat itu, Dewa Brahmana
mengutus Lohgawe untuk menemui Ken Arok dan menyuruhnya melakukan perjalanan
spiritual panjang.
Sampai di Tumapel, Lohgawe membawa Ken Arok ke penguasa
Tumapel yakni Tunggul Ametung yang beristrikan Ken Dedes dan mengakuinya
sebagai anak angkatnya serta meminta izin untuk dijadikan abdi dalem.
Kematian Tunggul Ametung
Karena keinginan hati untuk memperistri Ken Dedes, Ken Arok
nekad untuk membunuh Tunggul Ametung. Saat berkonsultasi dengan sang ayah
angkat, Bango Samparan, Ken Arok diminta untuk membunuh Tunggu Ametung
mengunakan keris Mpu Gandring.
Namun karena ketidaksabarannya, Ken Arok memutuskan untuk
membunuh Tunggul Ametung menggunakan keris milik Kebo Ijo yang pernah
dipamerkan kepadanya. Alhasil, kematian penguasa Tumapel justru dikaitkan
dengan Kebo Ijo.
Pengangkatan Ken Arok Sebagai Raja Singasari
Karena kewibawaan yang diberikan para Dewa, Ken Arok
akhirnya berhasil diangkat menjadi Raja Singasari dan memperistri Ken Dedes.
Dalam memperluas kekuatannya, Ken Arok meminta para brahmana untuk bergabung
dalam pasukannya dengan jaminan perlindungan. Di tahun 1222 Masehi, Ken Arok
berhasil mendirikan Kerjaan Tumapel atau Singasari dan berhasil memerintah
kesultanan tersebut selama 5 tahun.
Yuk pelajari juga agama
kerajaan singasari.
Kemudian, kekuasaan tersebut digantikan oleh Anuspati,
putra dari Tunggul Ametung dan Ken Dedes yang berhasil menghabisi nyawa Ken
Arok setelah mengetahui penyebab kematian ayah kandungnya tersebut.
Itulah sekilas latar belakang Kerajaan Singasari dari
awal berdirinya kekuasaan Ken Arok hingga digantikan oleh putra tirinya,
Anuspati.
0 Response to "Ternyata Inilah Latar Belakang Kerajaan Singasari Berdiri di Indonesia "
Post a Comment