Cerita Kerajaan Singasari dan Pemerintahan Rajanya

Berbagai sumber tentang cerita Kerajaan Singasari menyebutkan bahwa ada 5 raja yang pernah memerintah. Meskipun pendiri Kerajaan Singasari disebutkan dalam versi yang berbeda-beda. Akan tetapi inti dari pergantian nama Kerajaan Tumapel menjadi Kerajaan Singasari pendirinya adalah Ken Arok. Memang dalam beberapa bukti sejarah menyebutkan julukan yang berbeda-beda.

Kerajaan Singasari dan Para Pendirinya

Pendiri Kerajaan Singasari sekaligus menjadi raja pertama di pemerintahan ini dikenal dengan Ken Arok. Pergantian nama dari Kerajaan Tumapel menjadi Kerajaan Singasari diwarnai dengan pertumpahan darah. Pertama yaitu tragedi pembunuhan Tunggul Ametung yang saat itu memimpin Tumapel, dibunuh oleh Ken Arok yang saat itu menjadi pengawalnya.

cerita kerajaan singasari


Kedua, perebutan kekuasaan Tumapel oleh Ken Arok dari Kerajaan Kadiri (sekarang Kediri). Kemenangan berpihak pada Ken Arok yang saat itu mendapat julukan Bhatara Siwa. Ia akhirnya menjadi raja Tumapel dan mendapat gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabhumi. Anda juga bisa simak asal usul kerajaan singasari, agar bisa lebih mendalam.

Cerita Kerajaan Singasari Serta Raja-Raja yang Memerintah

Ada bukti yang menyebutkan jika Ken Arok yang berhasil memimpin Tumapel sekaligus mengganti nama menjadi Singasari. Namun bukti lainnya menerangkan jika pergantian nama terjadi pada raja keempat Singasari. Namun banyak referensi menyebutkan jika Ken Arok lah yang mengganti nama dari Tumapel menjadi Kerajaan Singasari. Berikut ini raja-raja yang memerintah.

Cerita Kerajaan Singasari Ken Arok

Ken Arok merupakan pencetus sekaligus menjadi raja pertama Kerajaan Singasari. Bukti kitab Paraaraton menyebutkan bahawa ia adalah titisan dari Dewa Brahma. Lahir dari rahim seorang wanita dari desa Pangkur yang berada di selatan Gunung Kawi. Ia memimpin Singasari selama 5 tahun dari 1222 hingga 1227. Akhirnya dibunuh oleh utusan dari Anusapati. Anusapati sendiri adalah anak dari Tunggul Ametung yang dikandung Ken Dedes saat dinikahi Ken Arok.

Anusapati

Jika dibandingkan Ken Arok, Anusapati memerintah lebih lama yaitu selama 21 tahun. Tercatat dari tanggal 1227 hingga 1248. Meski berlangsung lama, namun tidak banyak diketahui kehidupan dari masa pemerintahannya. Anusapati meninggal pada tahun 1248 karena dibunuh oleh Tohjaya yaitu anak dari Ken Arok.

Tohjaya

Sama seperti ayahnya, Tohjaya juga memerintah dalam waktu singkat. Bahkan masa pemerintahannya tidak sampai satu tahun. Tohjaya meninggal di tangan putra Anusapati yang bernama Rangga Wuni.

Wisnuwardhana

Rangga wuni setelah menjadi raja mendapat gelar sebagai Sri Jaya Wisnuwardhana. Ia menjadi raja keempat yang memerintah cukup lama. Pemerintahan dari tahun 1248 hingga 1268. Ia berhenti memerintah dan kemudian mengangkat putranya untuk menggantikannya.

Kertanegara

Kertanegara diangkat menjadi raja muda oleh ayahnya pada tahun 1248. Saat itu, ayahnya masih memerintah hingga anaknya tumbuh dewasa. Hingga akhirnya pada tahun 1268 ayahnya yaitu Wisnuwardhana meninggal dan Kertanegara sah menjadi raja.

Itulah cerita Kerajaan Singasari dan raja-raja yang memimpin. Kitab Negarakertagama menyebutkan jika Raja Kertanegara adalah raja yang memiliki perilaku paling baik. Sikapnya menjadikannya raja paling terkenal. Tidak hanya berhasil dalam bidang politik dan ekonomi, ia juga berhasil dalam bidang agama.

0 Response to "Cerita Kerajaan Singasari dan Pemerintahan Rajanya "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel