Dimanakah Letak Kerajaan Singasari
Bila kita belajar sejarah, topiknya memang tidak pernah habis. Hal itu karena sejarah menyimpan banyak hal yang tidak ada habisnya untuk kita bahas. Pada sebuah daerah dekat tempat tinggal Anda pun bisa jadi ada banyak sejarah yang bisa menjadi bahan cerita.
Seperti contohnya di Jawa Timur. Ada
sejarah tentang sebuah kerajaan bernama Kerajaan Singasari. Sampai ada
pertanyaan dimanakah letak Kerajaan Singasari itu. Maka dari itu, mari
kita bahas kerajaan besar yang satu ini. Perhatikan juga artikel terkait pengertian kerajaan singasari ini ya.
Dimanakah Letak Kerajaan Singasari? Inilah Penjelasannya
Dimanakah Letak Kerajaan Singasari
Dimanakah Letak Kerajaan Singasari dan Sejarah Awal Berdirinya Kerajaan Singasari
Kerajaan Singasari berdiri tidak
lepas dari perjuangan seorang bernama Ken Arok, sosok yang menjadi raja pertama
dari Kerajaan Singasari. Bagaimana Ken Arok dapat menjadi seorang raja pertama?
Sebelum ia menjadi raja, Ken Arok
hanyalah seorang pengawal dari Akuwu atau Camat di daerah Tumapel. Akuwu
tersebut bernama Tunggul Ametung dengan istri yang sangat cantik bernama Ken
Dedes. Kecantikan Ken Dedes membuat Ken Arok tega membunuh tuannya demi
mendaoatkan Ken Dedes.
Setelah kematian majikannya
itu, Ken Arok menjadi Akuwu Tumapel yang selanjutnya. Beberapa waktu kemudian
Ken Arok bersekutu dengan para Brahmana yang tidak puas dengan hasil
pemerintahan rezim Raja Kertajaya yang saat itu masih berkuasa.
Raja Kertajaya itu sendiri merupakan
seorang raja dari Kerajaan Kediri, yang mana merupakan rajanya Ken Arok
tersebut. Pada akhirnya Ken Arok memberontak terhadap Raja Kertajaya dan
berhasil menggulingkan pemerintahan Raja Kertajaya tersebut.
Sejak itu, Ken Arok mendirikan
sebuah kerajaan yang baru bernama Kerajaan Tumapel. Kerajaan ini memang
terletak di Tumapel, tetapi memiliki pusat di daerah Singasari. Dari situlah
nama Singasari lebih terkenal daripada nama Tumapel itu sendiri.
Raja Terakhir yang Berhasil Membawa Kerajaan Singasari Berada pada Puncak Kejayaan
Pada akhirnya, Kerajaan Singasari
berhasil mencapai masa keemasannya saat seorang raja bernama Kertanegara naik
takhta. Hal itu bebarengan dengan harapan Kertanegara untuk menyatukan
Nusantara di bawah satu pemerintahan Kerajaan Singasari.
Harapan Raja Kertanegara ini
terlihat semakin nyata ketika ia pada akhirnya melancarkan ekpedisi militer ke
daerah-daerah Jawa, Sumatera / Ekspedisi Pamalayu, Madura, Kalimantan dan juga
Bali serta beberapa daerah lainnya di seluruh Nusantara ini.
Di puncak masa keemasana Kerajaan
Singasari ini pula dua agama besar saat itu, yaitu Buddha dan Hindu berkembang
pesat dan menjadi besar. Makmurnya Kerajaan Singasari juga karena perdagangan yang
ia lakukan. Dan untuk perdagangan pada jalur laut, Kerajaan Singasari di bawah
pemerintahan Raja Kertanegara berhasil menguasai Selat Malaka dan Kepulauan
Maluku.
Perdagangan yang Kerajaan Singasari
lakukan tidak lepas dari bahan-bahan hasil bumi seperti emas, kayu cendana dan
hasil rempah-rempah yang memang sangat subur di wilayah pemerintahan Kerajaan
Singasari saat itu.
Runtuhnya Kerajaan Singasari karena Pemberontakan
Sayangnya, saat Kerajaan Singasari
mencapai masa keemasannya, kerajaan ini harus menghadapi pemberontakan yang
besar. Nama pemimpin dari Pemberontakan tersebut adalah Adipati Kediri bernama
Jayakatwang.
Jayakatwang bersama pasukannya
sukses merebut takhta Raja Kertanegara. Itu karena pasukan terbaik dan
mayoritas pasukan Kerajaan Singasari sedang sibuk bertempur di luar Wilayah
Jawa. Hal ini merupakan dampak dari cita-cita Kerajaan Singasari yang ingin
menyatukan Nusantara.
Tapi sayangnya, cita-cita besar itu
memberi dampak yang buruk pada pertahanan pusat dari Kerajaan Singasari sehingga
menyebabkan runtuhnya kerajaan besar tersebut. Perhatikan juga artikel terkait pendiri kerajaan singasari adalah ini ya.
Tetapi, meskipun Kerajaan Singasari
sudah runtuh, kita pada zaman sekarang masih bisa melihat lokasi Dimanakah
Letak Kerajaan Singasari dengan melihat berbagai peninggalan pada zaman
tersebut.
0 Response to "Dimanakah Letak Kerajaan Singasari"
Post a Comment