Seputar Rusa Sambar di Penangkaran Mendalo Tahun 2017
Penangkaran Rusa Mendalo -
Penangkaran Satwa Rusa Sambar (Cervus unicolor) dengan luasan kurang lebih 1 Ha
ini terletak di Desa Mendalo Darat Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Pada
Penangkaran Tersebut terdapat 6 ekor Rusa Sambar (Cervus unicolor) terdiri dari
2 rusa jantan dewasa, 2 ekor rusa betina dewasa, 1 ekor rusa jantan remaja dan
1 ekor rusa jantan anak. Untuk lebih lengkapnya saya informasikan dibawah ini.
1. Jumlah Rusa Sambar
Jumlah Rusa Jantan dan Betina saat pertama kali ditangkarkan tahun 2000 hanya ada 2 ekor dan pada tahun 2003 menjadi 3 ekor karena adanya kelahiran 1 anak rusa. Pada tahun 2017 Jumlah Rusa Sambar (Cervus unicolor) didapati 4 ekor jantan dan 2 ekor betina, yang terdiri dari 4 ekor Rusa dewasa (2 ekor rusa jantan dan 2 rusa betina) , 1 ekor rusa jantan remaja serta 1 ekor rusa jantan anak. Dari tahun 2000-2017 ada 8 ekor rusa mengalami kematian dikarenakan kontak fisik antar sesama rusa. Dan 3 ekor rusa lainnya ada pula yang dipindahkan ke Taman Rimba.
2. Struktur Umur dan Nisbah Kelamin
Struktur umur Rusa Sambar (Cervus unicolor), untuk yang betina berkisar 6 tahun . Sedangkan untuk umur Rusa Sambar (Cervus unicolor) jantannya berkisar 6 tahun (dewasa), 4 tahun (remaja) dan 1 tahun (anakan) yang terdiri dari dewasa, remaja dan anakan. Perbandingan kelamin (nisbah) jantan dan betina pada Rusa Sambar yang ada di Penangkaran yaitu 4:2 atau 2:1. Pada Rusa Sambar (Cervus unicolor) jantan memiliki tanduk sedangkan pada Rusa Sambar (Cervus unicolor) betina tidak memiliki akan tetapi ada juga rusa jantan yang tidak memiliki tanduk karena ranggahnya yang lepas.
3. Kondisi Kesehatan Rusa Sambar
Kondisi Rusa Sambar yang berada di Penangkaran tersebut, dari 6 ekor semuanya memiliki kondisi yang normal, akan tetapi ada beberapa ekor rusa yang kurus yaitu rusa jantan dewasa dan anak. Dari ciri-ciri fisiknya dapat pula dilihat juga apakah rusanya sakit atau sehat. Untuk yang sehat biasanya ruas tulang iganya lebih menonjol dan juga bulunya yang mengkilat juga dilihat dari perilaku rusa tersebut dimana gerakannya lincah, nafsu makannnya kuat dan tidak pilih-pilih makanan. penangkaran Rusa Sambar (Cervus unicolor) tersebut setiap hari selalu diberikan pakan tiga kali dalam sehari. Dari data yang telah didapatkan rusa sambar yang mengalami kematian dipenangkaran tersebut mengalami beberapa macam penyakit seperti kembung dan juga mencret.
4. Perkembangan Penangkaran Rusa Sambar
Kondisi mengenai perkembangan Rusa Sambar (Cervus unicolor) yang ada pada penangkaran tersebut cukup baik. Walaupun ada perbedaan yang signifikan antara rusa yang hidup di habitat aslinya dibandingkan dengan rusa yang berada dipenangkaran. Pada penangkaran rusa akan lebih mudah dikendalikan walau tidak dapat sepenuhnya dihilangkan sifat liarnya. Hal ini disebabkan karena pemberian pakan yang dilakukan setiap hari, dimana alaminya rusa seharusnya mencari pakan sendiri saat dialam liar, hal tersebut memungkinkan berdampak pada hilangnya kelincahan dan kegesitan rusa. Tidak adanya predator pada penangkaran juga menjadi penyebab perbedaan perkembangan rusa antara habitat alaminya dengan penangkaran dan hal ini juga terjadi pada penangkaran mendalo.
Itulah informasi yang saya sampaikan seputar rusa sambar di penangkaran mendalo. Informasin ini saya dapatkan berdasarkan pengamatan langsung dilapangan serta melakukan interview kepada pengelola penangkaran tersebut. Semoga artikel ini dapat menjadi rujukan bagi teman-teman sekalian yang ingin mengetahui tentang penangkaran tersebut.
menarik artikelnya, apakah saya bisa dapat nomor kontak petugas yang memelihara rusa sambar. terimakasih banyak
ReplyDeleteMakasih informasinya Abang nji
ReplyDeletesama-sama
Delete